PROFIL

Profil Prodi Keswan

Program Studi Kesehatan Hewan merupakan salah satu Program studi yang berada dibawah Jurusan Peternakan. Pembukaan Program studi ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang Nomor 65 Tahun 2003 tanggal 28 Juni 2003 dan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 176/O/2001 jo 114/O/2003 tanggal 28 September 2003.

Berdasarkan Nomor Surat Keputusan diatas, PS. Kesehatan Hewan mulai diselenggarakan Nomor 3156/D/T/2005 tanggal 28 September 2005. Perpanjangan Ulang Ijin Penyelenggaraan PS. Kesehatan Hewan Nomor 4814/D/T/K-N/2010.

Dalam kaitannya dengan proses akreditasi, sesuai dengan keputusan BAN-PT Nomor : 011/BAN-PT/Ak-XI/Dpl-III/VIII/2011 tanggal 18 Agustus 2011 tentang status Nilai, Peringkat dan Masa Berlaku Hasil Akreditasi Program Diploma III di Perguruan Tinggi, Program Studi Kesehatan Hewan memperoleh penilaian Akreditasi B.

Visi

Menjadikan Program Studi Kesehatan Hewan Politeknik Pertanian Negeri Kupang sebagai Institusi Unggulan (Centre of Excellence) di bidang pengembangan dan penerapan IPTEKS kesehatan hewan di NTT yang menghasilkan tenaga profesional mandiri dan memiliki komitmen tinggi pada peningkatan kualitas dan produktivitas ternak serta kesejahteraan masyarakat di NTT

Misi

  1. Mengimplementasikan program akademik yang memungkinkan staf akademik dan mahasiswa mengembangkan bakatnya.
  2. Mengembangkan kurikulum yang mampu mengakomodasi kebutuhan pelayanan dan pengembangan kesehatan hewan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik wilayah NTT.
  3. Menciptakan atmosfir kehidupan kampus bernuansa akademik yang mendorong tercapainya prestasi keilmuan dan teknologi optimal.
  4. Menjadikan mata ajaran “Manajemen Kesehatan Hewan” sebagai kurikulum inti (Core Curriculum) yang diterapkan dengan prinsip Learning by Doing. Mata ajaran ini membekali mahasiswa pengetahuan dan ketrampilan tentang penerapan ilmu “Preventive Medicine” dalam proses produksi peternakan.

Tujuan

  1. Menguasai epidemiologi penyakit hewan tropis, khususnya penyakit hewan yang ada di NTT.
  2. Memiliki kemampuan dan keterampilan dalam penyidikan dan pengujian penyakit hewan.
  3. Menguasai dan terampil di dalam penerapan teknik-teknik manajemen kesehatan hewan yang terkait dengan peningkatan produktivitas ternak.

Kompetensi dan Bidang kerja

Sebagai tenaga profesional mandiri dan memiliki komitmen tinggi pada peningkatan kualitas dan produktivitas ternak serta kesejahteraan masyarakat, sehingga diharapkan lulusan memiliki keahlian khususnya menangani masalah kesehatan ternak, baik itu ternak produksi dan unggas (sapi, kuda, kerbau, babi, kambing, ayam dan lain-lain) maupun hewan kesayangan (anjing, kucing)